Arsip Berita - Website - Musi Banyuasin
Bupati dan Wakil Bupati
Sunday, 21 Oktober 2018
Susi Imelda Imbau Anggota DWP Harus Aktif dan Kompak
news Foto : Fajeri

SEKAYU,MUBA - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Musi Banyuasin gelar penyuluhan kesehatan reproduksi wanita kanker serviks, di Gedung Dharma Wanita Sekayu, Selasa (13/3).

Pertemuan rutin ini dimulai pukul 10:20 WIB dihadiri seluruh ibu-ibu Anggota DWP Kabupaten Muba.

Adapun rangkaian kegiatan pada pertemuan rutin DWP pada bulan Maret ini selain arisan bulanan, juga diisi dengan penyuluhan mengenai Kanker Serviks.

Dalam arahannya, Penasehat  Dharma Wanita Muba, Susi Imelda mengatakan perlu adanya peningkatan keaktifan para anggota, karena menurutnya, anggota DWP Muba semakin lama semakin merosot. "Mohon kepada ibu-ibu untuk aktif dalam kegiatan ini," ungkapnya.

Selain itu, ia juga menginformasikan bahwa pihaknya sudah menyediakan tempat untuk IVA test dan tempat penitipan anak bagi ibu-ibu yang bekerja di Rumah Pintar.

"Melalui kegiatan ini juga kita upayakan pencapaian target pemeriksaan IVA test bagi anggota DWP. Setelah penyuluhan ini selesai digelar, seluruh anggota DWP yang hadir yang belum pernah IVA test bisa langsung melakukan IVA test," ujarnya.

Lanjutnya, saat ini kanker serviks masih menjadi penyebab tertinggi pada angka kematian kaum perempuan di Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah pusat melalui instansi terkait telah menetapkan target pemeriksaan bagi kaum wanita usia subur untuk meminimilisir angka kematian yang diakibatkan oleh penyakit tersebut.

"Semoga penyuluhan ini dapat kita ambil manfaatnya untuk kemudian menjadi bahan evaluasi bagi kita bersama untuk mencegah terjadinya kanker serviks," katanya.

Nara sumber, dari Yayasan penyelamat perempuan H. Wajit juga mengatakan bahwa penyuluhan ini sangat penting dalam rangka antisipasi dan deteksi dini kanker serviks.

"Tentu bagi kaum perempuan masalah makanan harus diperhatikan. Biasakanlah pola hidup sehat dengan memperhatikan makan sehat," tutupnya.

 

Kontributor: Lisa

 

 

called